Sekadar informasi for my fellow friends, per 1 Maret 2019 atau biasa disebut TMT (Terhitung Mulai Tanggal) kemarin gw sudah resmi menjadi bagian dari Kementerian PUPR sebagai CPNS Kementerian PUPR Angkatan 2018. Ya memang sih baru menjadi CPNS tahun 2019, tapi karna anggarannya dibuat tahun 2018, jadi ya jadinya CPNS 2018. Sesungguhnya kehidupan menjadi CPNS tidaklah begitu rumit dan tidak begitu gampang. Ya simpelnya bisa dibilang santai tapi harus bertanggung jawab. Seleksinya pun nggak begitu susah (i think), tapi perlu belajar juga untuk menghadapinya. Overall untuk seleksi, ya lumayan mudahlah. Owh yah, untuk seleksi CPNS PUPR next blog aja deh diceritain dan kalo banyak yang request (pede banget gw ya Tuhan, ada aja yang nengok nih blog dah syukur banget gw).
Oke jadi gini gw ceritain kehidupan w yang masih sangat singkat di ke-PUPRan ini. Sebenarnya gw SPMT (Surat Perintah Melaksanakan Tugas) 1 April kemarin, sebulan setelah TMT, dan harusnya udah mulai pelatihan dan segala tetek bengeknya per 1 April, . Tapi karena adanya perhelatan pemilu yang cukup ribet dan memakan banyak tenaga dan pikiran kita rakyat Indonesia (dengan segala cebong dan kampret dan keriweuhannya), tidak terkecuali kementerian, maka kegiatan pelatihan dll baru dimulai pertanggal 22 April 2019 (ULANG TAHUN GW). Tapi, karena mereka sesungguhnya tidak akan membiarkan kami kosong dan bersantai ria mulai tanggal 1 April-19 April, maka dikasihlah kami tugas yang sebeanrnya cukup ringan.
Tugasnya sebenarnya simpel seperti mencari bagaimana struktur organisasi Kementerian PUPR (tugas 1), mencari masalah-masalah yang ada di sana (part 2), serta mencari solusiya (part 3). Tapi karena ada orang yang 'sok 'freaking' ide di grup besar', maka disuruhlah kami untuk pergi ke Balai/Balai Besar, PPK (Pejabat Pembuat Komitmen), Satker (Satuan Kerja), dll yang ada di daerah kami, yang dimana Balai Besar itu cuma ada di Medan untuk yang di Sumatera Utara dan Provinsi Riau.
Haruslah gw pulang pergi dalam minggu itu paling tidak seminggu sekali untuk menyelesaikan tugas itu, yang dimana harusnya gw tidak harus pergi ke sana karena sesungguhnya hal itu bisa diselesaikan di rumah saja dengan koneksi internet secukupnya. Tapi ya sebagai beban moral, gw terpaksa pergi. Sesungguhnya pergi ke sana bukanlah hal yang buruk, karena gw bertemu banyak teman baru dan teman-teman CPNS PUPR yang kebetulan tinggal di Medan. Kira-kira belasan oranglah teman baru gw disana.
Back ke kehidupan CPNS. Selesailah 3 minggu pengerjaan tugas itu dengan segala perjuangannya (yakni 2 kali pulang pergi ke BBPJN (Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional) II Medan), dan sampailah di Jakarta tanggal 20 April, karena saya harus mengambil seminar kit di Kementerian PUPR pada hari Minggu, 21 April 2019. Seminar kitnya berupa tas, dua buah baju, dasi hitam (owh iya, JANGAN BELI DASI HITAM YAH KAYAK YG GW LAKUKAN, KARENA ITU AKAN BERAKHIR USE'FREAKING'LESS), botol minum, Buku Lembar Pencatatan Hasil Kerja Pegawai, dan atm serta buku rekening, tempat gaji kita ditransfer kelak, dan setiap unor (unit organisasi) beda-beda rekeningnya. Untuk teknik jalan dan jembatan sendiri, unit organisasi Direktorat Jenderal Bina Marga, menggunakan Bank Mandiri.
Senin tanggal 22nya (ULANG TAHUN GW, IYA TAU KOK UDAH GW MENTION DI ATAS), pergilah kit mengikuti pelepasan Kakak Angkatan 2017 dan penyambutan angkatan 2018 serta penandatanganan pakta kerjasama antara PUPR dan BNPT di TMII. Mahal banget cuk ke TMIInya, wakakakak. Pagi-pagi kita udah pada banyak yang disana. Bahkan ada grup yang berangkat jam 5 pagi, BAYANGIN JAM 5 PAGI CUK. Gw pikir-pikir ambis bet dah orang2 ini semua. W aja jam 6 kurang masih bobo cantik di rumah. Iya sih kosan mereka cukup jauh ke TMII, tapi ya gw pikir, enggak jam 5 juga cuk berangkatnya. Wakakaka...W sampe di lokasi jam 7 kurang sih dan emang udah ruuaammeeeee banget disana. Bayangin coba ada kira-kira 2 ribuan orang lebih di satu tempat yang lokasinya enggak lebih dari 1 hektar, yaitu di Gedung Pewayangan TMII. Mampos dah w freak out sendiri. Tapi untungnya masih nemu Vania dan masih ada kosong sebiji bangku di sampingnya. Dan ya sudahlah gw duduk disana. Kegiatan disana seru sih, ada acara penyambutan dari Bapak Menteri dan Ibu Sekretaris Jenderal, Pemaparan deradikalisasi oleh BNPT, ada seminar dari Kakak kelas 2017 yang karya ilmiahnya terbaik dan acara lawak2 yang ya agak 'cringe' sih, tapi karena gw suka yang 'cringe-cringe' jadilah saya habis tertawa terbahak-bahak di acara terakhir. Owh iya, disana enak banget, dikasih ular (snack) dan makan siang juga.
Setelah itu tanggal 22 dan 23 April, kita ada pelatihan dan pemaparan juga dari 11 unor yang ada di Kementerian PUPR, dan disetiap unor ada bagi2 hadiah. Enak banget cuk. Ada baju, payung, buku, topi dan yang paling GG itu, iPad (tapi canda deng). Ya agak membosankan sih kegiatannya, tapi enak juga untuk menambah pengetahuan kita mengenai kePUPRan dan semakin menjelajahi apa-apa aja yang ada di PUPR. Seminar hari pertama dan kedua diadakan di Aula PUPR. Seminar pertama, penjelasan 6 unor, gw duduk di atas, dan berakhir dengan gw tertidur dong. Wakakakkaak. AC Central, kursi VIP (kayak yang di bioskop XXI), santuy bet dah pokoknya. Wakakakak.
Tapi, hari kedua gw telat banget. Baru berangkat jam 7 pagi, alhasil sampe jam tengah 8, dan atas udah penuh banget dengan berakhir gw duduk di bawah. Kelebihan duduk di bawah adalah kemungkinan untuk mendapatkan hadiah sangatlah besar. Tapi karena gw bukan tipikal orang yang suka bertanya ataupun menjawab pertanyaan, maka berakhir w malas bet dibawah. Plus gw dibawah duduk di bagian depan. Begitulah hingga hari2 berikutnya sampai 2 minggu ini berakhir. W datangnya "telat mulu". Sehingga posisi duduk selalu berada di bagian bawah dan berakhir tidur dengan tidak nyaman.
Dan mulai 6 Mei 2019, w mulai kehidupan w di Unit Organisasi, yaitu Ditjen Bina Marga. Overall, sama aja, wakakaka. Di ruang pendopo w tidur juga, karna materinya ya cukup membuat kebanyakan kita bosan dan banyak yang tertidur sih. Tapi itu gak bisa aku jadiin pembelaan sih dan tetap menjadi salah kita yang kurang menghargai pembicaranya.
Sekian dulu kali part 1 nya, mudah2an ada waktu buat ngelanjut part 2nya...
Dan mulai 6 Mei 2019, w mulai kehidupan w di Unit Organisasi, yaitu Ditjen Bina Marga. Overall, sama aja, wakakaka. Di ruang pendopo w tidur juga, karna materinya ya cukup membuat kebanyakan kita bosan dan banyak yang tertidur sih. Tapi itu gak bisa aku jadiin pembelaan sih dan tetap menjadi salah kita yang kurang menghargai pembicaranya.
Sekian dulu kali part 1 nya, mudah2an ada waktu buat ngelanjut part 2nya...