Monday, October 16, 2017

hu-man-i-ty

Posted by Diasdo Siadari at 2:39 AM 0 comments
Yapsss...
Lama tak menulis dan menyapa kalian gaess. Maafkan aku kali ini, karena aku bakalan berkata-kata kasar dan sedikit vulgar *mungkin* mengenai kondisi yang aku dan kamu mungkin rasakan di sekitaran kita saat ini.

Kali ini aku pengen meluapkan kekesalan aku mengenai perilaku manusia (Indonesia khususnya) saat ini. Aku nggak tau apakah ini tanda-tanda kiamat atau karena kebodohan kita (termasuk saya juga) *masuk nih kata-kata kasarnya* atau apalah namanya. Tren kurangnya rasa kemanusiaan di Indonesia memang sangat-sangat booming akhir-akhir ini. Aku enggak habis pikir gitu, apakah memang mereka itu sebodoh itu atau memang dunia dan lingkungan sekitarnya membentuk mereka menjadi seperti itu atau emang mereka ahhh yasudahlah...

"Everybody has their own problem, but never leave humanity". Itu kata-kata aku buat kita semua termasuk aku pribadi. Kita punya banyak masalah dan mungkin aja itu masalah terberat yang kita pernah alami selama kita hidup, dan aku juga gak memaksa kita untuk terlalu peduli dengan orang lain atau dengan orang yang baru aja kita temui atau sok akrab dan sok peduli dengan orang asing. BUT AT LEAST, kalo ada orang yang meminta pertolongan sama kita dan kita masih bisa mengusahakannya even though itu sedikit banget atau sekedar memberikan pendapat doang, ya tolong dibantulah sesamanya. Udah gitu aja, as simple as that. Dalam hal ini tolong masalah f*****g religion or s****y race dibaikan.

OKE OCE (wakakaka semboyan andalan Pak Anies-Sandi setiap menjawab debat, fokus lagi)...
Yang aku bakalan kasih tunjuk ke kalian adalah aku bakalan menunjukkan beberapa halaman web atau berita yang mungkin juga (dulu) sering kalian baca dan kita udah tau pokok permasalahannya.

1. Gladiator di Bogor tahun 2015
Udah lama emang kejadiannya, tapi akhir-akhir ini diungkit kembali sama Ibu si korban, Maria, lantaran si pelaku (kalau saya tidak salah) hanya mendapat hukuman dikeluarkan dari sekolah.

 https://news.detik.com/berita/3645095/ibu-hilarius-sebut-duel-gladiator-di-bogor-sudah-jadi-tradisi

Noh beritanya. Yang aku bingungkan adalah kok BODOH kali sih mereka ini, udah tau ada yang berkelahi eh malah ditontonin, di tepuk tanganin dan malah di-videoin lagi. Kalau zaman aku SD SMP dan SMA, kalau ada yang berkelahi ya langsung didamaikan, direlai dan atau malah diaduin ke guru bukan malah ditonton-tonton kayak lagi ada sabung ayam gitu. Tradisi sih boleh-boleh aja, tapi jangan kayak gini juga kali tradisinya. Tradisi mematikan anak orang ini mah namanya.

2. Membawa anggota keluarga yang meninggal tidak dengan f*****g ambulan
Oke, kejadian ini udah beberapa kali terjadi di Indonesia. Berikut aku kasih salah satu beritanya :

http://poskotanews.com/2017/09/21/sopir-angkot-bercerita-soal-ibu-yang-menggendong-jenazah-anaknya/

Setiap orang bebaslah untuk berada pada pihak mana kali ini. Apakah pihak si Ibu atau si RS dengan segala tetek bengek f*****g administrasinya. Yang pengen aku sampaikan disini adalah, kok tega gitu menyuruh atau melihat ada Ibu yang keluar dari rumah sakit dengan menggendong bayi mungilnya yang udah meninggal dan naik angkot sambil menangis. DIMANA RASA KEMANUSIAAN KALAIN WOIII. KESEL GUE. Ya paling enggak kalo gak bisa dibantu make mobil karyawan atau siapalah yang bisa nolong disitu, ya paling enggak dibantuin pake motorgitu. Ini malah tega ngeliatin si Ibu nangis menggendong bayinya yang udah meninggal. Udah gitu ada lagi MANUSIA LAKNAT yang tega pengen ngambil keuntungan dari musibah kematian seseorang. GAK HABIS PIKIR GUE.

Selain itu ternyata kejadian ini gak cuma terjadi di Indonesia, ada juga terjadi di negara berkembang India. Kayak lagi trending aja emang kejadian mengabaikan rasa kemanusiaan di dunia ini. Berikut beritanya :

https://news.detik.com/internasional/3284034/tak-punya-uang-pria-di-india-ini-gendong-jenazah-istrinya-sejauh-12-km

3. Bayi Debora pada September 2017
Kali ini aku juga gak pengen membahas pada sisi mana saya atau siapa yang berbohong atau siapa yang benar. Yang pengen aku bahas adalah WHY GITU LOH ???? WHYYYY ? Oke, emang investasi di RS itu lama banget buat balik modalnya dan emang  besar investasinya dan peralatan di RS itu emang gak bisa dibilang murah, tapi mengapa semuanya itu menjadi alasan kita untuk mengabaikan rasa kemanusiaan kita terhadap orang lain. Berikut beritanya :

http://megapolitan.kompas.com/read/2017/09/09/23124761/ibu-bayi-debora-saya-harap-kejadian-ini-tak-terulang-pada-anak-lain

DI ILC (Indonesia Lawyers Club) juga ada debat yang membahas mengenai tragedi ini dan ada 7 part silahkan kalau mau ditonton :

https://www.youtube.com/results?search_query=debora+tragedi+kita

Yang aku pengen sampaikan adalah bisa nggak sih masalah materi atau masalah f*****g administrasi diabaikan sejenak untuk mengurusi masalah yang lebih urgen yang lebih menyangkut nyawa seseorang dan lebih enggak 'cringe" untuk dibahas. Toh gak ada juga orang tua yang pengen kehilangan anaknya (ya kalo ada orang tua yang pengen kehilangan anaknya hanya ada 2 kemungkinan si anak keterlaluan atau si anak yang keterlaluan, oke, fokus lagiii). Dalam hal ini aku udah sangat-sangat miris melihat keadaan sekitar aku saat ini.

4. Melahirkan di MOBIL F*****G POLISI, Oktober 2017
What the fun, man. Ini nih beritanya :

http://www.viva.co.id/berita/metro/966875-ditolak-taksi-ibu-melahirkan-di-mobil-polisi

Melahirkan di mobil polisi gara-gara ditolak taksi sih wak gak lucu banget sih beritanya. Gak ada otak kali emang yah si supir taksi. Oke seperti yang aku bilang diatas setiap orang punya masalahnya sendiri, tapi membantu sesama apalagi kita mampu, kenapa enggak gitu. Di titik inilah aku memutuskan untuk menulis di blog ini, karna menurut aku udah keterlaluan banget sih ini bangsa ini.Ya hitung-hitung sedekah atau sekadar buang sial atau hanya pengen show off  doang ya gak papalah (kalau menurut aku), asal orang yang sedang kesusahan tersebut.

Dan aku juga iseng-iseng buka kata humanity di google, emang jumlah "mention" kata humanity (apakah itu di jurnal atau di kehidupan dunia atau apalah itu aku juga gak tau pasti) trennya sejak tahun 1800 hingga sekarang sedang menurun, walau tren semenjak tahun (kemungkinan) 1980 hingga 2010-an emang lagi positif. Berikut arti dan trend yang aku maksud diatas :

https://www.google.com/search?q=humanity&ie=utf-8&oe=utf-8&client=firefox-b-ab

Sama satu lagi kekesalan aku yang menurut aku cukup egois untuk tetap dilakuin sama sebagian orang yang hanya memperdulikan dirinya sendiri adalah dengan memodif motor mereka sedemikan rupa sehingga suaranya sangat cempreng dan ribut banget dan mengganggu kenyamanan di sekitarnya. BUAT APA GITU B***H. GAK GUNA AN***G.

Ya mungkin cukup sekian ajalah aku mengungkapkan rasa kekesalan aku. Ya mungkin dengan banyak kejadian diatas kita bisa menjadi lebih peka dengan sekitar kita, dan gak hanya mementingkan diri sendiri. Terakhir quote dari aku : "Karna hidup yang diberikan kepada kita ini TERLALU MAHAL dan akan TERASA SANGAT MURAHAN kalau kita hanya memperdulikan diri kita sendiri". At last but not least, Stay Classy (Perpaduan REZA ARAP DAN AGUNG HAPSAH, wakakaka)



NB:
1. Kalau di Siantar dan sekitarnya itu : mobil itu motor dan motor itu kereta dan kereta itu kereta api.
2. Koreksi aku kalau salah yah.




Thursday, August 10, 2017

Ibu-Sarjana

Posted by Diasdo Siadari at 1:02 AM 0 comments
Ibu-Iwan Fals

Ribuan kilo jalan yang kau tempuh
Lewati rintang untuk aku anakmu 
Ibuku sayang masih terus berjalan 
Walau tapak kaki, penuh darah... penuh nanah  

Seperti udara... kasih yang engkau berikan 
Tak mampu ku membalas...ibu...ibu
 
Ingin kudekat dan menangis di pangkuanmu 
Sampai aku tertidur, bagai masa kecil dulu 
Lalu doa-doa baluri sekujur tubuhku 
Dengan apa membalas...ibu...ibu....
 
Seperti udara... kasih yang engkau berikan 
Tak mampu ku membalas...ibu...ibu


Sarjana Muda-Iwan Fals

Berjalan seorang pria muda
Dengan jaket lusuh dipundaknya
Disela bibir tampak mengering
Terselip sebatang rumput liar

Jelas menatap awan berarak
Wajah murung semakin terlihat
Dengan langkah gontai tak terarah
Keringat bercampur debu jalanan

Engkau sarjana muda
Resah mencari kerja
Mengandalkan ijazahmu

Empat tahun lamanya
Bergelut dengan buku
Tuk jaminan masa depan

Langkah kakimu terhenti
Didepan halaman sebuah jawatan

Terjenuh lesu engkau melangkah
Dari pintu kantor yang diharapkan
Terngiang kata tiada lowongan
Untuk kerja yang didambakan

Tak perduli berusaha lagi
Namun kata sama kau dapatkan
Jelas menatap awan berarak
Wajah murung semakin terlihat

Engkau sarjana muda
Resah tak dapat kerja
Tak berguna ijazahmu

Empat tahun lamanya
Bergelut dengan buku
Sia sia semuanya

Setengah putus asa dia berucap... maaf ibu... 

Pas lagi ngerjain skripsi (skripsh*t kata sebahagian besar orang, skripsweet kata sebahagaian kecil lainnya), randomly mutar lagu yang berisi koleksi lagu Iwan Fals-Sang Legenda Musik Indonesia. Dan randomly terputar kedua lagu tersebut secara berurutan. Pas dengar lagu Ibu, secara tiba-tiba semangat terbakar, pengen segera membakar skripsi ini,*enggak deng, tapi pengen segera menghabisi dosen *enggak juga woi, pengen segera mengetik dan menyelesaikan skripsi ini secepat mungkin dan meraih gelar S.T. dan membuat orang di kota halaman (Pematangsiantar) bangga sama aku. 

Tapi apa dayalah Ma, anakmu yang kurang ajar ini masih cukup bermalas-malasan untuk mengerjakan skripsinya. Maafkanlah anakmu yang gak tau diri ini masih lebih mengutamakan skripsinya daripada internetan *eh kebalik deng.

Tapi inilah janji aku sama kalian Ma, Pa, aku pasti bakalan bisa WISOKTO. Minggu ini bakalan udah selesailah Bab 1-3 dan doakan juga Jumat ini awak mau presentasi apa yang udah awak kerjain sama dosen selama di perusahaan di Jakarta dan sekalian kalo bisa awak pengen menunjukkan hasil analisa yang udah aku buat selama di Bandung.

Wish me luck Ma, Pa. Doakan anakmu ini bisa segera menyelesaikan skipsinya dan semoga bisa membuat kalian bangga kepadaku seperti kalian pernah bangga padaku sebelum-sebelumnya.

Friday, August 4, 2017

Beberapa Hal yang Aku Sesali Dalam Hidup PART 1

Posted by Diasdo Siadari at 4:18 AM 0 comments
Mungkin setiap orang akan mengatakan hal yang berbeda-beda terhadap hal apa saja yang mungkin ia sesali dalam hidup. Aku memiliki beberapa hal yang mungkin menurut kalian akan lebai atau mungkin kalian tidak akan setuju akan hal ini tapi bagi aku ya, aku menyesali hal ini.

Salah satu hal yang aky sesali dan baru saja muncul di akhir masa aku berkuliah di kampus ini adalah NAVIGATOR. Ya, Navigator adalah salah satu lembaga pemuridan yang ada di ITB  yang bekerja sama dengan PMK ITB. Apa hal yang aku sesali terhadap Navigator ini ?

Aku menyesal mengapa dahulu aku tidak dekat dengan orang-orang yang ada di dalam komunitas ini, Ini adalaha salah satu lembaga terhangat yang pernah aku temui di Kota Bandung ini selain IKASPRA ITB. Akhirnya aku mengetahui mengapa si Aries lebih memilih untuk aktif di Nav daripada di Himpunan atau di GMKI ataupun di tempat lainnya. Ya, lembaga ini sangat hagat dengan segala canda tawa yang ditawarkan didalamnya.

Aku abru mengerahui kehangatan yang ada di dalam persaudaraan ini di akhir-akhir masa aku berkuliah di kota kembang ini, dan aku menyesal akan hal tersebut. engapa aku tidak membangun kehagantan bersama sejak aku masih bau saja bergabung dengan lembaga ini. Seandainya saja aku bisa mengulang waktu dan kembali ke TPB, aku pasti akan lebih aktif bersekutu merasakan kehangatan persaudaraan di dalam kasih lebih intens lagi. Aku ingin mengulang waktu dan mewujudkan hal ini.

Mungkin aku tidak akan pernah bisa mengulang waktu, tapi seperti pepatah "Nasi sudah menjadi bubur" tapi "Kita masih bisa menambah kenikmatan bubur terebut dengan menambahkan sedikir ayam suir, kerupuk, telor, kecap dan sambal". Ya, aku semenjak tingkat 4 yang kemarin secara tidak sadasr sudah "mengulang waktu" waktu ingin kuulang tersebut. Yaps. aku aktif dalam Navigator Transisi dan memncoba mengulang kehangatan yang hampir pernah aku dapatkan.


Friday, June 9, 2017

Wanita Misteri

Posted by Diasdo Siadari at 12:43 AM 0 comments
Apakah itu kamu
wahai gadis misterius yang selalu menghantui malamku
ah, aku rasa tidak
Kamu terlalu manis untuk menghantui malamku

Apakah itu kamu
wahai gadis manis yang selalu menghantui malamku
ah, aku rasa tidak
Kamu terlalu cantik untuk menjadi wanita itu.

Aku selalu ragu untuk memandang wajahmu
Tapi aku ingin
Aku takut, tapi penasaran

Tiap malam kamu datang, lalu pergi seenaknya
ahh, ingin marah aku rasanya
Tapi aku juga tidak bisa apa jua

Ingin rasanya aku menghampirimu
tapi aku takut endingnya sama
Selalu berakhir kecewa

Ah sudahlah,
daripada hanya bermuram durja
Lebih baik aku berdoa untuk kebaikanmu


Thursday, April 20, 2017

PENGALAMAN "ENAK" NAIK GRAB

Posted by Diasdo Siadari at 8:30 AM 0 comments
Hari ini, 20 April 2017, saya kembali menaiki grabike sebagai alat transportasi saya menuju ke tempat mengambil data saya di perusahaan di Jalan Sudirman, Jakarta. Dan ada beberapa kejadian unik yang terjadi kepada saya hari ini.

Pertama, saya menaiki driver grab, yang bernama Pak Rahmat Hidayat, yang dimana pada pagi hari sebelumnya (Dua hari sebelumnya sih sebenarnya, karena pada saat Pilkada DKI, saya tidak ke kantor), saya menaiki motor Beliau juga ke kantor, dan saya suka dengan pelayanan Beliau dikarenakan memang saya sampai ke kantor dengan lebih cepat juga dan relatif enaklah dijalan, dimana saya sampai dengan kurun waktu lebih kurang 40 menitan (berangkat sekitar 06.30 dan sampainya kurang dari pukul 07.10), dan saya senang karena Beliau tidak lewat dari jalan yang macet, melainkan melewati jalan alternatif, yakni melalui Kemang dan kemudian ke Blok M. 

Selain hal tersebut, Beliau juga memiliki helm yang sangat harum sekali. Ketika petama sekali saya menaikinya saya sempat curiga dan bertanya sebelumnya apakah penumpang sebelum saya merupakan seorang wanita. Dan jawaban Beliau membuat saya terkejut, yakni Beliau mengatakan bahwa Beliau merawat dan menjaga helmnya. Selain itu Beliau juga memiliki masker, yang tidak pernah saya pakai, karena pada dasarnya saya tidak suka memakai masker. Selain itu Beliau juga sopan, santun, rendah hati, dan kami sudah mulai cerita sedikit banyak tentang prinsip dan pilihan Beliau di PILKADA kemarin. Dan masih banyak lagi deh yang bagus dari Beliau, intinya T.O.P.B.G.T  dah.....


Dan yang kedua adalah HAL YANG MENG-'ENAK'-KANNYA. Hari ini ketika sedang di perjalanan, saya dan Beliau melihat hal yang mengenakkan tersebut sepanjang jalan Senopati deh sepertinya kalau saya tidak salah. Kami melihat seorang cewek di motor dengan postur yang aduhai amboi tabo (Bahasa Toba : artinya "enak") nian....

Pada awalnya sih, saya cuma diam-diam saja mengamati  dan "menikmati" tubuh dia (maafkan saya dan mohon maklumkan kata-kata saya yang terlalu vulgar, karena memang pada dasarnya lelaki memang seperti itu). Tapi entah mengapa yah, dia selalu berada di "dekat" kami sepanjang perjalanan tersebut (sepanjang jalan tol yang ada jalan layang diatasnya). Ketika saya melihatnya, saya langsung berpikir, wah sepertinya gadis ini (di pemikiran saya saja yah. Saya tidak tahu apakah dia sudah menikah, punya pacar atau sudah 'ngapa-ngapain'. Yang penting yang saya lihat dia masih cukup ideal untuk dikatakan seorang gadis) boleh juga nih. 

Dengan celana jeans biru yang ketat hingga memperlihatkan bentuk paha dan kaki yang terjiplak langsung, jaket jeans berwana biru juga yang menurut saya sporty juga, dan sepertinya dia memakai baju yang menurut saya sepertinya dia kuliah di tempat yang sepertinya bagus juga, yakni baju berwarna putih yang cemcem kemeja putih polos lembut terusan gitu loh. Mengapa saya mengatakan dia kemungkinan masih kuliah, karena saya juga melihat style tasnya, yakni jansport yang menurut saya sangat banyak dipakai oleh anak-anak kuliahan di kampus saya. Rambutnya hitam lurus panjang, dengan kulit tangannya yang putih. Intinya dia sempurnalah (dari segi pengamatan saya sekilas sebagai seorang lelaki).

Dan hal uniknya terjadi disini. Ternyata bukan hanya saya saja yang mengamati hal ini. Ternyata Pak Rahmat juga sedari tadi mengamati dan melakukan hal yang sama dengan saya. WKWKWKWK, LOL. Ketika saya mengatakan "Pak sepertinya gadis yang disamping kita ini lumayan Pak". Dan jawaban Beliau mengejutkan saya " Saya pikir hanya saya saja yang mengamati dan berpikir seperti itu.". 

Namun sedihnya, dia keburu langsung pergi dari pandangan kami, karena dia jalan terus kemudian belok ke kiri, dan kami lanjut ke bawah underpass dan langsung menuju ke Blok M. Dan mulailah perbincangan kami panjang lebar mengenai wanita tersebut secara khusus dan wanita secara umum sampai saya di tempat tujuan saya. Saya mengatakan " Sampai jumpa kembali 3018 TPN (atau 3108 TPN yah. kok secara tiba-tiba saya melupakannya yah)." Beliau kaget, "sampai dihapallah platnya", dan saya hanya bisa tertawa.. Dan kami sudah berjanji, kalo kami berpapasan lagi, paling tidak saya  pribadi akan meminta nomornya untuk sekadar melakukan komunikasi, dan begitu juga Pak Rahmat.

Intinya, enaklah. 'Cuci mata' dan penyegar mata yang masih sedikit kantuk di pagi hari ini. Dan saya sangat berharap esok paginya bertemu dengan Pak Rahmat lagi dan bertemu dengan wanita yang sama juga,wkwkwk, agar kami bisa melaksanakan niatan kami kepada gadis tersebut.

Sekian cerita 'enak' dari saya dan pengalaman naik grab hari ini.

Tuesday, April 18, 2017

Pengalaman TA di Perusahaan Migas (2 Minggu setelah MULAI TA)

Posted by Diasdo Siadari at 1:15 PM 0 comments
Hai-hai semua para penggemarku. Setelah lama tak bersua, akhirnya kini aku kembali menulis di blog ini, yeayyy...

Oke, kali ini kebetulan aku sudah tingkat 4 (akhir) dan untungnya aku sudah diterima untuk mengambil dan mengolah data di sebuah perusahaan migas dari Australia bernama Santos Ltd. Setelah sekian lama Brur dan setelh sekian banyak penolakan dan peng-php-an akhirnya, yeayyy.

Let me list the company that hang me up and reject me. Pertamina EP Jakata, Pertamina EP Asset 1 Jambi, Pertamina EP Asset 3 Cirebon, Total E&P, Saka Energi dan beberapa lainnya. Okay, let's forget all of that and be focus.

Okay, jadi di Santos kalo gak salah aku keterima setelah ketika pertengahan bulan 3 dan sesuai perjanjian dengan pihak HRD perusahaan dan calon mentor aku, maka pengambilan dan pengolahan data dimulai pada bulan 4 awal, which is it means i only have 2-3 weeks to complete all the sucks that i should left in Bandung, for exp lab. assistant, and many others.

Anw, di sini itu enak banget gaes.  Banyak banget GEA nya Brur.... Di bagian eksplorasi ini, ada lebih kurang 7 GnG, yakni mulai dari Pak Iko (GEA), Pak Maradona/Pak Don (Mentor aku/GEA), Pak Hasan, Pak Nuryoko/Pak Ibong (Mentornya Della (?) anak UNDIP/GEA), Pak Yanyan, Pak Saiful (Mentor Kak Dika anak S1 UNPAD) dan Pak Chandra (As our manager in Exploration/GEA). Semuanya mantap-mantap dan saling menolong banget gaes. Selain itu ada Pak Joko yang selalu provide data-data aku dengan sangat mantaplah aku bilang. Dan karena semua itu aku sangat bersyukur banget, dan suatu saat aku akan memposting foto aku dan mereka, orang-orang hebat ini.

Selain karena hal tersebut, ada lagi hal lain yang membuat aku juga semakin ena-ena di tempat ini. Ketika awalnya aku akan mendaftar ke sini, aku melakukan tes kesehatan (Medical Check Up/MCU), and you know guys, it's cost IDR 1,9 million. And lucky for me, it will reimburse after i arrive in Santos. Aku juga akan mendapatkan uang saku sekitaran 650 ribu perbulan. (Edit: ditambah jadi kurang lebih 1,6 juta di bulan kedua dan ketiganya).

Di sini juga ada anak-anak lainnya yang juga sedang berkutak, seperti Kak Dika (Firsta Kamandika). Kakak ini anak S1 2012 UNPAD Geofisika, udah 5 kali magang, wkwkwk, lihat aja sendiri di LinkedIn Kakak itu, super sih kalo aku bilang. Disini Kakak itu mau magang dan mengerjakan proyek tentang yang dia juga udah pernah kerjakan di Chevron, tempat dia TA sebelumnya, kalo gak salah sih aku tentang Pemodelan reservoar gitu dan prospeknya sih. Ada si Della (Annisa Della Megaputeri) anak TA dari UNDIP, jauh Brur, tapi dia anak Bekasi, sama kayak Kak Dika. TA tentang Diagenesis Batuan Karbonat dengan segala tetek bengeknya batuan inti pengeboran (core) dan lain-lain mengenai petrologi batuan karbonat dan sering banget lembur di kantor hanya buat nyelesein (?) tugasnya. Ada lagi si super anak ajaib yang selow bet... Namanya Hibrizah Ernabila, nama panggilannya Icha. Dia Anak Teknik Perminyakan UP (Universitas Prokalamsi/University of Petroleum), dia asalnya Sumenep (which is I just know) dan dia tinggal di Halim. Dia jam 4 sore, atau malah kurang, udah main balik-balik aja ke rumah, kan kamvrett di bocah, wkwkwk. Anw, dia masih tingkat 3 dan dia KP hanya 1 bulan, mengenai Gas Lifting. Aku cuma mau bilang, Good luck aja deh buat kita semua gaes. 

Banyak hal yang dapat aku syukuri dari pengalaman mulai dari aku kurang siap dalam mempersiapkan segala sesuatunya entah itu proposal, cv dan keterlambatan dalam mengirimkan proposal ke perusahaan, which is teman-teman aku yang udah pada berangkat mulai bulan Februari, bahkan ada yang sudah berangkat sejak bulan 1 akhir malah, sedangkan aku bulan Februaari masih sedang mempersiapkan dan sedang mengirim proposal ke beberapa perusahaan. Diajarkannya aku untuk lebih sabar dalam menantikan segala sesuatunya, bahwa ada banyak hal indah yang sebenarnya ingin dikasih tunjuk ke Tyhan sama aku, asal aku bisa sabar ssedikittt saja dan aku semakin dibentuk dan diajar untuk lebih sabar lagi menantikan jawaban Tuhan dan mau berbuaat seturut dengan kehendak-Nya. Selain itu, aku diajarkan juga untu semakin peka dengan kondisi sekitar memahami kondisi keluar aku yang lainnya yang berada di Jakarta, yang ternyata TIDAK SAMA SEKALI dalam keadaan yang baik-baik saja, diajarkan lebih mandiri dan sabar dengan kondisi Ibukota yang super duper parah macatnya (This one is really true guys. At first, I was thought that the REALLY BAD TRAFFIC JAM in Jakarta is only a HOAX and everybody just exaggerated it. But, after fell it directly and "socialize" with that jam, i know now, that it's not only a HOAX). Diajarkan bagaiamana capeknya dalam berkerja (walau aku hanya magang gaes, dan kerjanya cuma duduk di depan komputer dan hanya mengolah data, tetapi hari pertama I really really f*ck up guys). Dan sampai saat ini pun aku masih sedang belajar untuk semakin tumbuh, peka dan sadar akan kondisi sekitar au yang berkaitann langsung dengan diriku.

Banyak lagi sih yang pengen aku bagikan dengan kita semua mengenai penagalam aku selama masih lebih kurang 2 minggu lebih di Jakarta ini. Banyak suka dan banyak bangetttt dukanya. Tapi karena waktu yang terbatas, dan kerjaaan aku yang masih sangat menunpuk dan sudah tidak sesuai dengan timeline yang aku buat sendiri, which is aku mesti kebut, jadi cerita kali ini aku sudahin saja disini ya gaes. See ya in another lucky time.

 

UKIRAN KISAHKU Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea