Monday, October 16, 2017

hu-man-i-ty

Posted by Diasdo Siadari at 2:39 AM 0 comments
Yapsss...
Lama tak menulis dan menyapa kalian gaess. Maafkan aku kali ini, karena aku bakalan berkata-kata kasar dan sedikit vulgar *mungkin* mengenai kondisi yang aku dan kamu mungkin rasakan di sekitaran kita saat ini.

Kali ini aku pengen meluapkan kekesalan aku mengenai perilaku manusia (Indonesia khususnya) saat ini. Aku nggak tau apakah ini tanda-tanda kiamat atau karena kebodohan kita (termasuk saya juga) *masuk nih kata-kata kasarnya* atau apalah namanya. Tren kurangnya rasa kemanusiaan di Indonesia memang sangat-sangat booming akhir-akhir ini. Aku enggak habis pikir gitu, apakah memang mereka itu sebodoh itu atau memang dunia dan lingkungan sekitarnya membentuk mereka menjadi seperti itu atau emang mereka ahhh yasudahlah...

"Everybody has their own problem, but never leave humanity". Itu kata-kata aku buat kita semua termasuk aku pribadi. Kita punya banyak masalah dan mungkin aja itu masalah terberat yang kita pernah alami selama kita hidup, dan aku juga gak memaksa kita untuk terlalu peduli dengan orang lain atau dengan orang yang baru aja kita temui atau sok akrab dan sok peduli dengan orang asing. BUT AT LEAST, kalo ada orang yang meminta pertolongan sama kita dan kita masih bisa mengusahakannya even though itu sedikit banget atau sekedar memberikan pendapat doang, ya tolong dibantulah sesamanya. Udah gitu aja, as simple as that. Dalam hal ini tolong masalah f*****g religion or s****y race dibaikan.

OKE OCE (wakakaka semboyan andalan Pak Anies-Sandi setiap menjawab debat, fokus lagi)...
Yang aku bakalan kasih tunjuk ke kalian adalah aku bakalan menunjukkan beberapa halaman web atau berita yang mungkin juga (dulu) sering kalian baca dan kita udah tau pokok permasalahannya.

1. Gladiator di Bogor tahun 2015
Udah lama emang kejadiannya, tapi akhir-akhir ini diungkit kembali sama Ibu si korban, Maria, lantaran si pelaku (kalau saya tidak salah) hanya mendapat hukuman dikeluarkan dari sekolah.

 https://news.detik.com/berita/3645095/ibu-hilarius-sebut-duel-gladiator-di-bogor-sudah-jadi-tradisi

Noh beritanya. Yang aku bingungkan adalah kok BODOH kali sih mereka ini, udah tau ada yang berkelahi eh malah ditontonin, di tepuk tanganin dan malah di-videoin lagi. Kalau zaman aku SD SMP dan SMA, kalau ada yang berkelahi ya langsung didamaikan, direlai dan atau malah diaduin ke guru bukan malah ditonton-tonton kayak lagi ada sabung ayam gitu. Tradisi sih boleh-boleh aja, tapi jangan kayak gini juga kali tradisinya. Tradisi mematikan anak orang ini mah namanya.

2. Membawa anggota keluarga yang meninggal tidak dengan f*****g ambulan
Oke, kejadian ini udah beberapa kali terjadi di Indonesia. Berikut aku kasih salah satu beritanya :

http://poskotanews.com/2017/09/21/sopir-angkot-bercerita-soal-ibu-yang-menggendong-jenazah-anaknya/

Setiap orang bebaslah untuk berada pada pihak mana kali ini. Apakah pihak si Ibu atau si RS dengan segala tetek bengek f*****g administrasinya. Yang pengen aku sampaikan disini adalah, kok tega gitu menyuruh atau melihat ada Ibu yang keluar dari rumah sakit dengan menggendong bayi mungilnya yang udah meninggal dan naik angkot sambil menangis. DIMANA RASA KEMANUSIAAN KALAIN WOIII. KESEL GUE. Ya paling enggak kalo gak bisa dibantu make mobil karyawan atau siapalah yang bisa nolong disitu, ya paling enggak dibantuin pake motorgitu. Ini malah tega ngeliatin si Ibu nangis menggendong bayinya yang udah meninggal. Udah gitu ada lagi MANUSIA LAKNAT yang tega pengen ngambil keuntungan dari musibah kematian seseorang. GAK HABIS PIKIR GUE.

Selain itu ternyata kejadian ini gak cuma terjadi di Indonesia, ada juga terjadi di negara berkembang India. Kayak lagi trending aja emang kejadian mengabaikan rasa kemanusiaan di dunia ini. Berikut beritanya :

https://news.detik.com/internasional/3284034/tak-punya-uang-pria-di-india-ini-gendong-jenazah-istrinya-sejauh-12-km

3. Bayi Debora pada September 2017
Kali ini aku juga gak pengen membahas pada sisi mana saya atau siapa yang berbohong atau siapa yang benar. Yang pengen aku bahas adalah WHY GITU LOH ???? WHYYYY ? Oke, emang investasi di RS itu lama banget buat balik modalnya dan emang  besar investasinya dan peralatan di RS itu emang gak bisa dibilang murah, tapi mengapa semuanya itu menjadi alasan kita untuk mengabaikan rasa kemanusiaan kita terhadap orang lain. Berikut beritanya :

http://megapolitan.kompas.com/read/2017/09/09/23124761/ibu-bayi-debora-saya-harap-kejadian-ini-tak-terulang-pada-anak-lain

DI ILC (Indonesia Lawyers Club) juga ada debat yang membahas mengenai tragedi ini dan ada 7 part silahkan kalau mau ditonton :

https://www.youtube.com/results?search_query=debora+tragedi+kita

Yang aku pengen sampaikan adalah bisa nggak sih masalah materi atau masalah f*****g administrasi diabaikan sejenak untuk mengurusi masalah yang lebih urgen yang lebih menyangkut nyawa seseorang dan lebih enggak 'cringe" untuk dibahas. Toh gak ada juga orang tua yang pengen kehilangan anaknya (ya kalo ada orang tua yang pengen kehilangan anaknya hanya ada 2 kemungkinan si anak keterlaluan atau si anak yang keterlaluan, oke, fokus lagiii). Dalam hal ini aku udah sangat-sangat miris melihat keadaan sekitar aku saat ini.

4. Melahirkan di MOBIL F*****G POLISI, Oktober 2017
What the fun, man. Ini nih beritanya :

http://www.viva.co.id/berita/metro/966875-ditolak-taksi-ibu-melahirkan-di-mobil-polisi

Melahirkan di mobil polisi gara-gara ditolak taksi sih wak gak lucu banget sih beritanya. Gak ada otak kali emang yah si supir taksi. Oke seperti yang aku bilang diatas setiap orang punya masalahnya sendiri, tapi membantu sesama apalagi kita mampu, kenapa enggak gitu. Di titik inilah aku memutuskan untuk menulis di blog ini, karna menurut aku udah keterlaluan banget sih ini bangsa ini.Ya hitung-hitung sedekah atau sekadar buang sial atau hanya pengen show off  doang ya gak papalah (kalau menurut aku), asal orang yang sedang kesusahan tersebut.

Dan aku juga iseng-iseng buka kata humanity di google, emang jumlah "mention" kata humanity (apakah itu di jurnal atau di kehidupan dunia atau apalah itu aku juga gak tau pasti) trennya sejak tahun 1800 hingga sekarang sedang menurun, walau tren semenjak tahun (kemungkinan) 1980 hingga 2010-an emang lagi positif. Berikut arti dan trend yang aku maksud diatas :

https://www.google.com/search?q=humanity&ie=utf-8&oe=utf-8&client=firefox-b-ab

Sama satu lagi kekesalan aku yang menurut aku cukup egois untuk tetap dilakuin sama sebagian orang yang hanya memperdulikan dirinya sendiri adalah dengan memodif motor mereka sedemikan rupa sehingga suaranya sangat cempreng dan ribut banget dan mengganggu kenyamanan di sekitarnya. BUAT APA GITU B***H. GAK GUNA AN***G.

Ya mungkin cukup sekian ajalah aku mengungkapkan rasa kekesalan aku. Ya mungkin dengan banyak kejadian diatas kita bisa menjadi lebih peka dengan sekitar kita, dan gak hanya mementingkan diri sendiri. Terakhir quote dari aku : "Karna hidup yang diberikan kepada kita ini TERLALU MAHAL dan akan TERASA SANGAT MURAHAN kalau kita hanya memperdulikan diri kita sendiri". At last but not least, Stay Classy (Perpaduan REZA ARAP DAN AGUNG HAPSAH, wakakaka)



NB:
1. Kalau di Siantar dan sekitarnya itu : mobil itu motor dan motor itu kereta dan kereta itu kereta api.
2. Koreksi aku kalau salah yah.




 

UKIRAN KISAHKU Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea