Saturday, December 31, 2022

CINTA BEDA AGAMA

Posted by Diasdo Siadari at 5:01 PM 0 comments

Akhir-akhir ini lagi dekat dengan seorang teman yang kebetulan sedang kuliah di MTPBA-Likuefaksi UGM Angkatan 2022. Namanya Karina Puspa Amalia. Mungkin cuma sekadar teman telponan doang sih kayak yang dulu, si dia yang juga sekarang udah loss contact after like 9 or 10 fucking years i tried to get her. Enak sih anaknya supportif, baik, berwawasan, dan tidak sombong. Mau terbuka dan aku suka dengan yang namanya keterbukaan (walaupun aku nggak pernah terbuka-terbuka amat sih sama orang lain). Sepertinya dia juga orang kaya, udah ada rumah ruko gitu warisan dari papanya. Dia PNS juga kebetulan, penempatan CK Subdit Wilayah I di Kementerian PUPR. Kerjaannya ngurusin bencana katanya. Wakaka. Aku ngejokes aja sama dia bahwasanya hidup dia dikelilingi bencana. Begitu pula dengan kisah asramanya, eh asmaranya. Sebetulnya dia nggak cakep sih, jauh dari kriteria yang aku idamkan. Tapi somehow dia itu memikat gitu. Kayak ada sesuatu yang nggak dipunyai orang lain yang dimiliki dia. Suaranya buagus polll. Kalo ikut PUPR Idol, paling enggak masuk jadi Finalis deh dia. Yakin banget aku itu. Orangnya rendah hati, mungkin itu juga yang menjadi salah satu alasan dia menarik. Beda gitu dengan kebanyakan orang yang udah dari keluarga kaya yang kadang-kadang secara tidak langsung agak sombong. Tapi ini dia agak lain sih. Baik gituloh. Udah gitu, masih mau bekerja keras gituloh. Masih mau mencari side hustle buat nambah2in uang makeup-nya atau sekadar buat beli aksesoris-aksesorisnya.

Dia itu kehilangan sosok seorang Ayah dan Abang sih. Itu mungkin yang menjadikan dia dekat dengan kami para lelaki ini. Sama dengan temanku yang lain, bernama Sabra El Satihah. Dia orangnya baek juga dan juga sangat-sangat tough. Tetapi satu kesamaan diantara mereka berdua adalah mereka kuat di luar, tapi menurut aku sangat rapuh di dalam. Masalah keluarga merekalah yang menjadikan mereka sangat rapuh dan rentan untuk mencari pelampiasan lain untuk menutupi masalah personal mereka tersebut. Yap, pelampiasan atau pelarian. Jadinya mereka berteman dengan banyak pria dan memiliki lebih banyak teman pria dibandingkan dengan teman wanita. Funfact satu kesamaan mereka berdua adalah mereka tidak ada grup keluarga entah itu di WA atau aplikasi lainnya. Aneh bukan zaman sekarang nggak ada grup WA keluarga. Dan funfactnya lagi adalah mereka sama-sama memiliki satu orang Abang/Mas kandung dan mereka sama sekali tidak dekat dengan Abang mereka tersebut. Memang berbeda masalahnya antara Sabra dan Karina, tetapi ya aneh aja gitu. Bahkan bisa dibilang Abangnya mereka tidak mengetahui keberadaan mereka dimana mereka sekarang gitu. Bahkan kalopun mereka misal tiba-tiba penempatan atau pergi ke LN, mungkin aja Abang-abang mereka tidak tahu posisi mereka dimana. Jangan-jangan Abang mereka juga tidak tahu kalo saudari mereka sedang menempuh perkuliahan di UGM. Menarik untuk ditanyakan kepada keduanya. Kalo Abangnya Sabra mungkin tidak tahu dimana posisi adik perempuannya, tetapi kalo Karina mungkin masnya masih tahu sih bahwasanya Adik perempuannya sedang kuliah di UGM. Dan satu lagi funfact menarik tentang mereka, bahwasanya masalah percintaan mereka sangatlah kompleks (dan berbahaya). Wakakaka. Kedua orang ini menarik sih menurut aku. Dalam artian, saya mesti belajar banyak dari masalah yang mereka hadapi, karena POV mereka menghadapi kehidupan ini cukup menarik dan berbeda gitu.

Kembali ke Karina, seperti yang saya bilang sebelumnya dia tidak terlalu cantik sih, tapi menurut aku dia itu 'menawan'. Dia banyak cerita mengenai mantan dia si 'R', mengenai mantan dia dan juga bakal calon gebetan dia yang anggota TNI AU, kemudian mantan dia yang paling "berkesan" ke dia, teman dia main-main ke Gili, kemudian teman dia yang bernama Zikri, dll. Ada juga teman lombanya yang berinisial "P" yang berkata-kata tidak sopan ke dia. Aku banyak mendengar cerita dia mengenai Masnya dan Istri Kakaknya alias Mbaknya. Mengenai ayahnya belum banyak banget sih tapi adalah satu dua hal. Mengenai konflik keluarganya dan semuanyalah. Memang benar, orang yang berusaha tegar itu hanya tampak pura-pura tegar aja, nyatanya sebenarnya mereka itu sedang menyembunyikan banyak hal yang menjadi pergumulan mereka.

Satu hal yang membuat aku tertarik ke dia adalah sama seperti 'M' yang suka samaku, dia terbuka ke aku dan itu menyentuh hatiku. Maksudnya menyentuh adalah aku seakan-akan tertantang untuk melindungi dia agar dia nggak merasakan pedih yang sama lagi dan menjadi sosok yang hilang di dalam hidup dia. Mungkin kami hanya akan menjadi teman aja sih, selamanya hanya menjadi teman. Oleh karena itu, aku ingin mempersembahkan lagu yang berjudul "Aku yang salah" dari Elmatu.


Sejak pertama kitaMenjalin kisah cintaTak ada yang bisaMerubah kisah kita
TernyataAku salahIman yang berbicaraTolong aku TuhanMengapa semuanya terjadi
Tolong tanyakan pada TuhanmuBolehkah aku yang bukan umat-Nya mencintai hamba-NyaBila memang cinta ini salahMengapa kita yang harus terjatuhTerlalu dalam
Uh (tolong tanyakan pada Tuhanmu)Bolehkah ku ho (tolong tanyakan pada Tuhanmu)Bolehkah aku (yang bukan umat Nya)
Bila memang cinta ini salahAkankah cinta kan tetap terjagaMengapa kita yang harus terjatuhTerlalu dalam
TernyataBeta salah


Mungkin sekian dari Diasdo yang selalu tersakit dan tertolak ini. Semoga kamu Mbak Karina segera menemukan tambatan hatimu yang bisa mengerti kamu dan menjadi sosok ayah sekaligus Mas yang mengerti kamu seutuhnya.


Salam dari Jember. 

31 Desember 2022

 

UKIRAN KISAHKU Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea