Dalam diamku...
Aku terbayang wajahmuMenangkap bayangmu
yang dibawa kelamnya dingin malam
Dalam sepiku...
Aku selalu memikirkanmu
Memikirkan warna kehidupan
yang sempat kau berikan
Dalam puisi ini
Aku coba uraikan
maknamu yang pekat dalam hidupku
Sepekat tinta pulpen
yang coba warnai hidupku
Memberi oretan indah
dalam tiap pikirku
Adinda...
Aku kembali memanggil sukmamu
Dalam dinginnya malam
Dalam kelamnya malam
Aku tahu
Bahwa cinta kita telah beku,
biru