Thursday, April 20, 2017

PENGALAMAN "ENAK" NAIK GRAB

Posted by Diasdo Siadari at 8:30 AM
Hari ini, 20 April 2017, saya kembali menaiki grabike sebagai alat transportasi saya menuju ke tempat mengambil data saya di perusahaan di Jalan Sudirman, Jakarta. Dan ada beberapa kejadian unik yang terjadi kepada saya hari ini.

Pertama, saya menaiki driver grab, yang bernama Pak Rahmat Hidayat, yang dimana pada pagi hari sebelumnya (Dua hari sebelumnya sih sebenarnya, karena pada saat Pilkada DKI, saya tidak ke kantor), saya menaiki motor Beliau juga ke kantor, dan saya suka dengan pelayanan Beliau dikarenakan memang saya sampai ke kantor dengan lebih cepat juga dan relatif enaklah dijalan, dimana saya sampai dengan kurun waktu lebih kurang 40 menitan (berangkat sekitar 06.30 dan sampainya kurang dari pukul 07.10), dan saya senang karena Beliau tidak lewat dari jalan yang macet, melainkan melewati jalan alternatif, yakni melalui Kemang dan kemudian ke Blok M. 

Selain hal tersebut, Beliau juga memiliki helm yang sangat harum sekali. Ketika petama sekali saya menaikinya saya sempat curiga dan bertanya sebelumnya apakah penumpang sebelum saya merupakan seorang wanita. Dan jawaban Beliau membuat saya terkejut, yakni Beliau mengatakan bahwa Beliau merawat dan menjaga helmnya. Selain itu Beliau juga memiliki masker, yang tidak pernah saya pakai, karena pada dasarnya saya tidak suka memakai masker. Selain itu Beliau juga sopan, santun, rendah hati, dan kami sudah mulai cerita sedikit banyak tentang prinsip dan pilihan Beliau di PILKADA kemarin. Dan masih banyak lagi deh yang bagus dari Beliau, intinya T.O.P.B.G.T  dah.....


Dan yang kedua adalah HAL YANG MENG-'ENAK'-KANNYA. Hari ini ketika sedang di perjalanan, saya dan Beliau melihat hal yang mengenakkan tersebut sepanjang jalan Senopati deh sepertinya kalau saya tidak salah. Kami melihat seorang cewek di motor dengan postur yang aduhai amboi tabo (Bahasa Toba : artinya "enak") nian....

Pada awalnya sih, saya cuma diam-diam saja mengamati  dan "menikmati" tubuh dia (maafkan saya dan mohon maklumkan kata-kata saya yang terlalu vulgar, karena memang pada dasarnya lelaki memang seperti itu). Tapi entah mengapa yah, dia selalu berada di "dekat" kami sepanjang perjalanan tersebut (sepanjang jalan tol yang ada jalan layang diatasnya). Ketika saya melihatnya, saya langsung berpikir, wah sepertinya gadis ini (di pemikiran saya saja yah. Saya tidak tahu apakah dia sudah menikah, punya pacar atau sudah 'ngapa-ngapain'. Yang penting yang saya lihat dia masih cukup ideal untuk dikatakan seorang gadis) boleh juga nih. 

Dengan celana jeans biru yang ketat hingga memperlihatkan bentuk paha dan kaki yang terjiplak langsung, jaket jeans berwana biru juga yang menurut saya sporty juga, dan sepertinya dia memakai baju yang menurut saya sepertinya dia kuliah di tempat yang sepertinya bagus juga, yakni baju berwarna putih yang cemcem kemeja putih polos lembut terusan gitu loh. Mengapa saya mengatakan dia kemungkinan masih kuliah, karena saya juga melihat style tasnya, yakni jansport yang menurut saya sangat banyak dipakai oleh anak-anak kuliahan di kampus saya. Rambutnya hitam lurus panjang, dengan kulit tangannya yang putih. Intinya dia sempurnalah (dari segi pengamatan saya sekilas sebagai seorang lelaki).

Dan hal uniknya terjadi disini. Ternyata bukan hanya saya saja yang mengamati hal ini. Ternyata Pak Rahmat juga sedari tadi mengamati dan melakukan hal yang sama dengan saya. WKWKWKWK, LOL. Ketika saya mengatakan "Pak sepertinya gadis yang disamping kita ini lumayan Pak". Dan jawaban Beliau mengejutkan saya " Saya pikir hanya saya saja yang mengamati dan berpikir seperti itu.". 

Namun sedihnya, dia keburu langsung pergi dari pandangan kami, karena dia jalan terus kemudian belok ke kiri, dan kami lanjut ke bawah underpass dan langsung menuju ke Blok M. Dan mulailah perbincangan kami panjang lebar mengenai wanita tersebut secara khusus dan wanita secara umum sampai saya di tempat tujuan saya. Saya mengatakan " Sampai jumpa kembali 3018 TPN (atau 3108 TPN yah. kok secara tiba-tiba saya melupakannya yah)." Beliau kaget, "sampai dihapallah platnya", dan saya hanya bisa tertawa.. Dan kami sudah berjanji, kalo kami berpapasan lagi, paling tidak saya  pribadi akan meminta nomornya untuk sekadar melakukan komunikasi, dan begitu juga Pak Rahmat.

Intinya, enaklah. 'Cuci mata' dan penyegar mata yang masih sedikit kantuk di pagi hari ini. Dan saya sangat berharap esok paginya bertemu dengan Pak Rahmat lagi dan bertemu dengan wanita yang sama juga,wkwkwk, agar kami bisa melaksanakan niatan kami kepada gadis tersebut.

Sekian cerita 'enak' dari saya dan pengalaman naik grab hari ini.

0 comments:

Post a Comment

 

UKIRAN KISAHKU Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea