Tuesday, April 18, 2017

Pengalaman TA di Perusahaan Migas (2 Minggu setelah MULAI TA)

Posted by Diasdo Siadari at 1:15 PM
Hai-hai semua para penggemarku. Setelah lama tak bersua, akhirnya kini aku kembali menulis di blog ini, yeayyy...

Oke, kali ini kebetulan aku sudah tingkat 4 (akhir) dan untungnya aku sudah diterima untuk mengambil dan mengolah data di sebuah perusahaan migas dari Australia bernama Santos Ltd. Setelah sekian lama Brur dan setelh sekian banyak penolakan dan peng-php-an akhirnya, yeayyy.

Let me list the company that hang me up and reject me. Pertamina EP Jakata, Pertamina EP Asset 1 Jambi, Pertamina EP Asset 3 Cirebon, Total E&P, Saka Energi dan beberapa lainnya. Okay, let's forget all of that and be focus.

Okay, jadi di Santos kalo gak salah aku keterima setelah ketika pertengahan bulan 3 dan sesuai perjanjian dengan pihak HRD perusahaan dan calon mentor aku, maka pengambilan dan pengolahan data dimulai pada bulan 4 awal, which is it means i only have 2-3 weeks to complete all the sucks that i should left in Bandung, for exp lab. assistant, and many others.

Anw, di sini itu enak banget gaes.  Banyak banget GEA nya Brur.... Di bagian eksplorasi ini, ada lebih kurang 7 GnG, yakni mulai dari Pak Iko (GEA), Pak Maradona/Pak Don (Mentor aku/GEA), Pak Hasan, Pak Nuryoko/Pak Ibong (Mentornya Della (?) anak UNDIP/GEA), Pak Yanyan, Pak Saiful (Mentor Kak Dika anak S1 UNPAD) dan Pak Chandra (As our manager in Exploration/GEA). Semuanya mantap-mantap dan saling menolong banget gaes. Selain itu ada Pak Joko yang selalu provide data-data aku dengan sangat mantaplah aku bilang. Dan karena semua itu aku sangat bersyukur banget, dan suatu saat aku akan memposting foto aku dan mereka, orang-orang hebat ini.

Selain karena hal tersebut, ada lagi hal lain yang membuat aku juga semakin ena-ena di tempat ini. Ketika awalnya aku akan mendaftar ke sini, aku melakukan tes kesehatan (Medical Check Up/MCU), and you know guys, it's cost IDR 1,9 million. And lucky for me, it will reimburse after i arrive in Santos. Aku juga akan mendapatkan uang saku sekitaran 650 ribu perbulan. (Edit: ditambah jadi kurang lebih 1,6 juta di bulan kedua dan ketiganya).

Di sini juga ada anak-anak lainnya yang juga sedang berkutak, seperti Kak Dika (Firsta Kamandika). Kakak ini anak S1 2012 UNPAD Geofisika, udah 5 kali magang, wkwkwk, lihat aja sendiri di LinkedIn Kakak itu, super sih kalo aku bilang. Disini Kakak itu mau magang dan mengerjakan proyek tentang yang dia juga udah pernah kerjakan di Chevron, tempat dia TA sebelumnya, kalo gak salah sih aku tentang Pemodelan reservoar gitu dan prospeknya sih. Ada si Della (Annisa Della Megaputeri) anak TA dari UNDIP, jauh Brur, tapi dia anak Bekasi, sama kayak Kak Dika. TA tentang Diagenesis Batuan Karbonat dengan segala tetek bengeknya batuan inti pengeboran (core) dan lain-lain mengenai petrologi batuan karbonat dan sering banget lembur di kantor hanya buat nyelesein (?) tugasnya. Ada lagi si super anak ajaib yang selow bet... Namanya Hibrizah Ernabila, nama panggilannya Icha. Dia Anak Teknik Perminyakan UP (Universitas Prokalamsi/University of Petroleum), dia asalnya Sumenep (which is I just know) dan dia tinggal di Halim. Dia jam 4 sore, atau malah kurang, udah main balik-balik aja ke rumah, kan kamvrett di bocah, wkwkwk. Anw, dia masih tingkat 3 dan dia KP hanya 1 bulan, mengenai Gas Lifting. Aku cuma mau bilang, Good luck aja deh buat kita semua gaes. 

Banyak hal yang dapat aku syukuri dari pengalaman mulai dari aku kurang siap dalam mempersiapkan segala sesuatunya entah itu proposal, cv dan keterlambatan dalam mengirimkan proposal ke perusahaan, which is teman-teman aku yang udah pada berangkat mulai bulan Februari, bahkan ada yang sudah berangkat sejak bulan 1 akhir malah, sedangkan aku bulan Februaari masih sedang mempersiapkan dan sedang mengirim proposal ke beberapa perusahaan. Diajarkannya aku untuk lebih sabar dalam menantikan segala sesuatunya, bahwa ada banyak hal indah yang sebenarnya ingin dikasih tunjuk ke Tyhan sama aku, asal aku bisa sabar ssedikittt saja dan aku semakin dibentuk dan diajar untuk lebih sabar lagi menantikan jawaban Tuhan dan mau berbuaat seturut dengan kehendak-Nya. Selain itu, aku diajarkan juga untu semakin peka dengan kondisi sekitar memahami kondisi keluar aku yang lainnya yang berada di Jakarta, yang ternyata TIDAK SAMA SEKALI dalam keadaan yang baik-baik saja, diajarkan lebih mandiri dan sabar dengan kondisi Ibukota yang super duper parah macatnya (This one is really true guys. At first, I was thought that the REALLY BAD TRAFFIC JAM in Jakarta is only a HOAX and everybody just exaggerated it. But, after fell it directly and "socialize" with that jam, i know now, that it's not only a HOAX). Diajarkan bagaiamana capeknya dalam berkerja (walau aku hanya magang gaes, dan kerjanya cuma duduk di depan komputer dan hanya mengolah data, tetapi hari pertama I really really f*ck up guys). Dan sampai saat ini pun aku masih sedang belajar untuk semakin tumbuh, peka dan sadar akan kondisi sekitar au yang berkaitann langsung dengan diriku.

Banyak lagi sih yang pengen aku bagikan dengan kita semua mengenai penagalam aku selama masih lebih kurang 2 minggu lebih di Jakarta ini. Banyak suka dan banyak bangetttt dukanya. Tapi karena waktu yang terbatas, dan kerjaaan aku yang masih sangat menunpuk dan sudah tidak sesuai dengan timeline yang aku buat sendiri, which is aku mesti kebut, jadi cerita kali ini aku sudahin saja disini ya gaes. See ya in another lucky time.

0 comments:

Post a Comment

 

UKIRAN KISAHKU Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea